Tampilkan postingan dengan label oral sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oral sex. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Maret 2010

Romantis Versi Para Pria

Banyak perempuan mengeluh kekasihnya kurang romantis. Padahal, belum tentu dia sendiri pernah melakukan sesuatu yang dianggap romantis oleh sang pacar. Apa definisi romantis bagi kaum lelaki? Ayo, beri kejutan bagi si dia pada kencan Anda berikutnya.

Menikmati hobi berdua
Punya banyak persamaan tidak menjamin Anda akan menikmati pula berbagai hal yang digandrungi pasangan. Misal, meski sama-sama maniak musik, belum tentu Anda juga kecanduan nonton pertandingan sepakbola seperti si dia. Coba deh, kejutkan dia dengan membelikan tiket dan menemaninya nonton pertandingan sepakbola tim kesayangannya. Boleh jadi itu akan menjadi momen paling romantis dalam hidupnya.

Tertawa bersama
Nonton film Gone with the Wind bareng si dia mendongkrak mood romantis Anda? Belum tentu demikian pula halnya dengan pasangan Anda. Besar kemungkinan dia akan lebih enjoy bila Anda mengajaknya nonton film komedi semacam Wedding Crashers atau Kung Fu Hustle. Tertawa bareng dan berbagi selera humor yang sama adalah salah satu kegiatan yang paling disukai pria dan bisa membuatnya kian keukeuh mempertahankan Anda di sampingnya.

Hujan pujian
Sudah bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan kaum lelaki senang dipuji dan dikagumi, terutama oleh kaum Hawa. Kebanggaan tersebut bisa terasa berlipat-lipat ganda bila datang dari kekasih sendiri. Makanya, jangan cuma bilang thank you bila ia berhasil membetulkan mobil Anda yang mogok atau menyelamatkan data yang rusak di dalam notebook Anda. Lengkapi juga dengan pujian dan pandangan kagum supaya dia kian berbunga-bunga. Syaratnya, lakukan dengan tulus supaya tidak terkesan gombal.

Surprise, surprise!
Apa hadiah yang biasa Anda berikan kepada si dia? Baju, dompet, ikat pinggang? Itu sih sudah biasa. Jika ingin memberi kejutan yang membuatnya terkesan, pilihlah sesuatu yang unik dan tak ia sangka-sangka. Tidak mesti barang yang bersifat fungsional. Tetapi, sebelumnya Anda mesti terlebih dulu menggali hobi dan minatnya. Misal, bila ia senang main game, berikan CD game keluaran terbaru berikut aksesori penunjangnya. Atau, bila ia suka nonton balap F1, sebuah buku seperti Ensiklopedia Ferrari bakal membuat dia susah berpaling ke lain hati. Dijamin!

Merawatnya ketika sakit
Ini mungkin ada kaitannya dengan stereotip peran perempuan di medan perang sebagai juru rawat bagi para prajurit yang terluka. Boleh jadi si dia bahkan pernah punya imajinasi bercinta dengan seorang juru rawat –atau minimal seseorang yang memakai seragam perawat. Apa pun latar belakangnya, merawat kekasih ketika sakit menunjukkan betapa besar perhatian Anda pada dirinya. Setelah sembuh nanti, ia pasti akan bertambah sayang kepada Anda.

Memasak untuknya
Mirip dengan menjadi perawat di kala kekasih sedang sakit, membuatkan masakan bagi si dia juga merupakan salah satu bukti bahwa Anda menganggapnya sebagai seseorang yang istimewa. Enggak perlu maksa bikin yang susah-susah. Dia juga ngerti kok, kalau Anda bukanlah Farrah Quinn. Masih ingat nasihat lama, “Cara terbaik memenangkan hati seorang pria adalah melalui perutnya”? Coba buktikan sendiri, apakah petuah nenek itu masih tetap bisa jadi andalan.

Pesan cinta
Kalau perempuan terkenal senang dihujani kata-kata cinta, pria sebenarnya juga menyukainya, meski jarang-jarang ada yang mengakuinya. Menyelipkan catatan “I love you” di dalam agendanya atau mengirimkan SMS cinta di tengah-tengah hari sibuknya bisa jadi kejutan manis untuknya. Pesan cinta di tengah hari juga ampuh menjadi alat pengendur ketegangan di tempat kerja. Ingat, jangan terlalu sering mengirimkannya, supaya ia tak menganggapnya biasa.

Dandan sesuai seleranya
Si dia tidak terlalu asyik dianggap belanja lantaran Anda anggap seleranya pas-pasan? Tak perlu kesal. Kebanyakan pria memang tidak terlalu paham apa beda hobo bag dan tote bag. Jika kekasih mengagumi perempuan bergaya feminin, tak ada salahnya Anda sesekali menukar skinny jeans dengan rok renda. Pasangan ingin Anda berpakaian seperti anak sekolah atau perawat dalam kesempatan lain yang lebih intim? Go for it!

Read More..

Selasa, 02 Maret 2010

Etika dan Tanggung Jawab

Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani yaitu “etos” yg berarti adat, kebiasaan, perilaku atau karakter.
Etika : ilmu tentang kesusilaan yg menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup didalam masyarakat yang menyangkut aturan-aturan atau prinsip-prinsip yang menentukan tingkah laku yg benar, yaitu :
- Baik & buruk
- Kewajiban & tanggungjawab
A. Teori Etika
a. Utilitarisme
Utulitarisme berasal dari kata Latin “utilis”, yang berarti “bermanfaat”. Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat. Maksudnya bukan hanya manfaat personal, melainkan juga manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan. Jadi dalam utulitarisme kriteria untuk menentukan baik atau buruknya suatu tindakan. Dengan demikian kualitas moral dalam utulitarisme tergantung pada konsekuensi atau akibat yang dibawa oleh tindakan itu. Jika perbuatan mengakibatkan manfaat paling besar, artinya paling memajukan kesejahteraan, kemakmuran, kebahagiaan, dan semacamnya, maka perbuatan itu adalah baik.
b. Deontologi
Jika utilitarisme meletakkan moralitas atau kualitas etis pada konsekuensi, maka deontologi melepaskan sama sekali moralitas dari konsekuensi perbuatan. Deontologi berasal dari kata Yunani “deon” yang berarti kewajiban. Dalam deontologi, yang menjadi dasar bagi baik atau buruknya tindakan adalah kewajiban. Perbuatan itu baik karena merupakan kewajiban manusia. Perbuatan tidak pernah menjadi baik karena hasilnya baik, melainkan hanya karena wajib dilakukan.

B. Teori Hak.
Teori hak sebenarnya merupakan suatu aspek dari teori deontologi, karena hak berkaitan langsung dengan kewajiban. Hak manusia didasarkan pada martabat manusia. Teori hak memproklamirkan bahwa manusia merupakan tujuan pada dirinya sendiri. Karena itu manusia harus selalu dihormati sebagai suatu tujuan di dalam dirinya sendiri dan tidak pernah boleh diperlakukan semata-mata sebagai sarana demi tercapainya suatu tujuan lain. Ini berarti suatu perbuatan adalah baik jika sesuai dengan hak manusia.
C. Teori keutamaan.
Dalam teori-teori di atas, baik atau buruknya perilaku manusia diletakkan pada prinsip atau norma. Kalau sesuai dengan norma, maka suatu perbuatan adalah baik. Sebaliknya kalau tidak sesuai dengan norma, maka perbuatan adalah buruk. Teori keutamaan tidak menyoroti perbuatan dari perspektif perbuatan, melainkan memfokuskan diri pada seluruh manusia sebagai pelaku moral. Dalam teori keutamaan, tidak ditanyakan: “what should he/she do?”, melainkan “what kind of person should he/she be?” Dengan demikian dalam teori keutamaan tidak dipersoalkan: apakah suatu perbuatan tertentu adil, jujur, murah hati, melainkan teori keutamaan mempersoalkan: apakah orang itu bersikap adil, jujur, mural hati, dan semacamnya. Inilah keutamaan. Dan keutamaan yang dimaksudkan oleh teori keutaman bukan hanya keutamaan dalam kaitannya dengan pribadi, melainkan juga keutamaan komuniter. Aristoteles mengartikan mansusia sebagai makluk politik, dalam arti: manusia tidak bisa dilepaskan dari polis atau komunitasnya.
“Baik” menurut George Edward Moore
Dalam bukunya “principe eticha” Moore mempertanyakan apa itu “baik”? menurut Moore, kalau pertanyaan paling mendasar itu tidak dijawab, bagaimana kita dapat membuktikan bahwa sesuatu itu baik? “Menolong orang yang sedang kesusahan adalah perbuatan baik”? ataukah “baik” sama dengan kesenangan/kenikmatan (Hedonisme), ataukah “baik” adalah apa yang diinginkan orang lain (etika psikologis), ataukah “baik” adalah kehendak Allah (etika teonom), lalu apakah “baik” dalam arti sebenarnya?
Menurut Moore “baik” mirip dengan dengan “kuning”. Ada banyak jenis benda berwarna kuning, tetapi kalau pun kita menganalisa semua benda kuning yang ada, kita tetap tidak akan mengetahui apa itu “kuning”, kecuali kita sudah mengetahui sebelumnya. Kuning adalah sifat yang primer, yang tidak terdiri atas bagian-bagian lagi dan oleh karena itu juga tidak dapat dianalisa, dan apa yang tidak dapat dianalisa juga tidak dapat diberi definisi. Bahkan kalau kita mengetahui struktur atomar yang selalu ditemukan di mana kita melihat warna kuning, kita tetap tidak dapat tahu apa yang dimaksud kalau orang mengatakan, bahwa ia melihat sesuatu yang kuning. Menangkap warna kuning merupakan salah satu fakta dasar kesadaran dan tidaklah mungkin untuk mendeduksikan warna kuning dari suatu data yang lebih dasar lagi.
Begitu pula halnya “baik”. Menurut Moore “baik” merupakan data dasar yang tidak dapat direduksikan kepada sesuatu yang lebih mendasar lagi. “baik” pun merupakan sifat primer, tidak terdiri atas bagian-bagian lagi, dan karena itu tidak dapat dianalisa. Kalau pun kita memeriksa dengan teliti apa yg dimiliki bersama oleh segala benda, tindakan dan pengertian yang baik, kita tetap tidak akan mengetahui apa yang dimaksud dengan “baik”. Maksud inti dari Moore sangat sederhana, kata “baik” tidak dapat di definisikan!
“Tanggung Jawab” menurut Emmanuel Levinas
“Ketika orang lain meminta kebebasan untuk menerima tanggung jawabnya, dia menetapkan kebebasan dan membenarkan hal itu.” (Emmanuel Lévinas, Totalität und Unendlichkeit , Freiburg 1961, p. 282.)
Emmanuel Levinas menunjukan bahwa pengalaman dasar manusia adalah pertemuan dengan orang lain. Dalam pertemuan itu kita sadar bahwa kita langsung bertanggungjawab total atas keselamatannya. Langsung dalam arti bahwa tanggungjawab itu membenani kita mendahului komunikasi eksplisit kita dengan orang itu. Pengalaman dasar itu bersifat etis. Menurut Levinas moralitas adalah pengalaman paling dasar manusia. Levinas selanjutnya menunjukan bahwa dalam pengalaman dasar itu, pengalaman tanggungjawab mutlak saya terhadap orang yang bertemu dengan saya, sinar kesucian yang ilahi ikut terlihat. Disitu levinas, dalam analisa aksistensial fenomologis yang paling mendasar, menunjukan bahwa pengalaman yang mendasar itu sekaligus merupakan kesadaran akan adanya Yang Ilahi di belakangnya.
NB: Artikel ini diambil dari berbagai sumber.

Read More..